Di antara kita

Di antara awan
tersembul pagi
menyapa setiap makhluk

di antara senyum
terselip kehangatan
mengharap kedamaian

tapi banyak kepala
dengan bentuk berbeda
hanya untuk sendiri
tak peduli siapa

di antara hujan
menetes kehidupan
mengapa bencana

di antara darah
larut dalam nafas
mengalir sunyi

semua kembali pada diri
bahkan daunpun butuh waktu
untuk jatuh dan menyatu dengan tanah

dari ceceran arsip 1996

Leave a Reply

kodok